Komunikasi pemasaran menjadi salah satu elemen yang sangat penting demi keberhasilan suatu perusahaan dalam melakukan penjulan barang atau jasanya. Komunikasi pemasaran berfungsi sebagai media untuk memperkenalkan produk perusahaan secara luas kepada masyarakat atau kepada segmen tertentu yang diinginkan. Komunikasi pemasaran juga dapat mempengaruhi berhasil tidaknya suatu perusahaan tergantung bagaimana strategi yang digunakan. Maka dari itu, perusahaan harus memperhatikan hal itu secara serius jika ingin tetap bertahan di era persaingan yang sangat ketat seperti sekarang ini.
Dalam komunikasi pemasaran (marketing communication), iklan dan promosi memang punya peran paling penting dalam pembangunan brand image. Hal ini disebabkan karena kegiatan ini mempunyai target audience luas, sehingga dalam waktu relatif singkat pesan yang ingin disampaikan tentang brand lebih cepat sampai. Banyak perusahaan yang belum menyadari bahwa membangun brand image dengan komunikasi pemasaran tidak sebatas lewat iklan dan promosi saja. Ada banyak kegiatan lain yang juga berdampak besar. Contohnya adalah :
•Desain kemasan, termasuk isi tulisan/pesan yang disampaikan
•Event, Promosi di toko, promosi di tempat umum, dan kegiatan below the line lainnya
•Iklan tidak langsung yaitu yang bersifat public relations
•Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu kegiatan-kegiatan sosial untuk komunitas yang dilakukan oleh perusahaan
•Customer Services, bagaimana perusahaan menangani keluhan, masukan dari konsumen setelah terjadi transaksi
•Bagaimana karyawan yang bekerja di lini depan / front liners (apakah itu bagian penjualan, kasir, resepsionis, dll) bersikap dalam menghadapi pelanggan,
•dan lain-lain
Jenis tipe komunikasi dalam daftar di atas adalah kegiatan-kegiatan yang baik buruknya tergantung dari keinginan perusahaan, semuanya dapat dikontrol/dikendalikan. Komplikasi justru akan muncul dari kegiatan-kegiatan komunikasi seputar brand oleh pihak lain yang tidak bisa dikontrol oleh perusahaan, misalnya komunikasi oleh konsumen langsung. Mereka bisa menyebarkan pada networknya berita kurang menyenangkan yang mereka alami pada saat berinteraksi dengan brand (yang diwakili oleh banyak hal, termasuk front liners di perusahaan). Word-of-mouth communication adalah salah satu jenis komunikasi yang sangat efektif, dan berbahaya apabila itu menyangkut publisitas buruk.
Komplikasinya ditambah dengan keberadaan Internet. Kecepatan penyebaran berita bahkan bisa berlipat-lipat. Mereka bisa menuliskan pengalaman berinteraksi dengan brand dari sudut perspektif mana saja, tanpa bisa diatur-atur seperti halnya berhubungan dengan tradisional media.
Jadi, pada dasarnya perusahaan perlu memperhatikan semua elemen komunikasi dalam bentuk apapun yang menghubungkan konsumen dengan brand perusahaan. Minimalkan kemungkinan terjadinya ketidakpuasan konsumen, sehingga berita seputar brand bisa selalu merupakan berita baik.
Oleh: Gunawan Juni. L
Sumber: swa.co.id
KOMUNIKASI PEMASARAN UNTUK MEMBANGUN “BRAND IMAGE”
Indonesia Sulit Tingkatkan Daya Saing
Pengamat ekonomi politik internasional, Christianto Wibisono, mengatakan bahwa Indonesia sulit meningkatkan daya saingnya di dunia internasional karena di antara lembaga-lembaga negara yang ada tidak bersatu.
“Saya melihat antara legislatif dan eksekutif saling `memeras`. Hal ini hanya menghabiskan energi dan tidak produktif untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Christianto Wibisono pada diskusi “Indonesia Incorporated dalam Era Perdagangan Bebas” di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.
Pembicara lainnya pada diskusi tersebut yakni, CEO PT Mustika Ratu Putri K Wardhani, mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, dan anggota DPR RI Chandra Tirta Wijaya.
Menurut Christianto, hendaknya di antara elemen “trias politika” yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif saling bersatu dan memiliki komitmen kuat dalam membangun daya saing bangsa di dunia internasional.
Masih terjadinya sikap saling “memeras” di antara legislatif dan eksekutif, menurut dia, menunjukkan pelaksanaan demokrasi di Indonesia belum berjalan efektif dan belum memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Pertumbuhan ekonomi harus didukung sikap yang konstruktif dari elemen trias politika dalam `Indonesia incorporated`,” katanya.
Christianto menambahkan, Indonesia harus tetap menegakkan demokrasi tapi hendaknya secara efektif sehingga bisa menaikkan daya saingnya.
Dia mencontohkan, bagaimana China bisa meningkatkan daya saing di dunia internasional dengan pertumbuhan ekonomi hingga “double digit” karena di antara elemen trias politika mereka bersatu dan mendukung pertumbuhan ekonomi negaranya.
“Indonesia bisa meningkatkan daya saingnya dengan bersatunya elemen trias politika dan mampu mengoptimalkan badan usaha milik negara yang memiliki aset sangat besar,” katanya.
Menurut dia, optimalisasi kekuatan BUMN tersebut harus didukung dengan sikap “Indonesia incorporated” dimana pemerintah tetap berperanan penting.
Sementara itu, Putri K Wardhani mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini belum realistis yakni pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan pada 2010 sebesar 4,5 persen tapi pertumbuhan industri hanya sebesar 2,5 persen.
Menurut dia, data tersebut menunjukkan transaksi yang terjadi di Indonesia sebagian besar terhadap produksi industri yang diimpor ke Indonesia.
“Kondisi ini jika terus dibiarkan sangat tidak sehat terhadap kebedaan indtustri Indonesia,” katanya.
Putri mengusulkan kepada legislatif, agar bisa merivisi aturan perundangan yang lebih berpihak terhadap pertumbuhan industri nasional.
Beginilah bila para pemimpin di negara ini hanya memikirkan kekuasaan dan urusan pribadinya. Bagi mereka yang penting perut mereka kenyang hingga lupa bahwa mereka seharusnya memperjuangkan kepentingan bangsa dan Negara Indonesia.
Oleh : Bondan Wicaksono,10311601
Dampak Krisis Global bagi Indonesia
Krisis global merupakan suatu momok yang menakutkan bagi setiap negara di seluruh dunia. Hal itu disebabkan karena krisis global dapat menimbulkan banyak dampak seperti pengangguran, inflasi, hutang yang menumpuk dan sebagainya. Krisis global merupakan suatu fenomena yang terkadang tidak bisa diprediksi datangnya karena menyangkut negara di seluruh dunia, terutama negara-negara yang secara strategis memiliki kekuatan dalam perekonomian dunia. Maka dari itu, untuk menghindari atau meminimalisir dampak dari krisis global, pemerintah harus menyiapkan kebijakan-kebijakan ekonomi strategis demi kestabilan perekonomian Indonesia.
Sampai sekarang ini, untuk mengatasi dampak krisis ekonomi global masih menjadi permasalahan yang sulit bagi pemerintah. Berbicara krisis ekonomi adalah bukan berbicara tentang nasib satu orang bahkan lebih dari itu semua karena ini menyangkut nasib sebuah bangsa. Berbagai argument dan komentar pun dilontarkan di berbagai media yang selalu memojokkan pemerintahan Yudhoyono dan BI (Bank Indonesia) Di salah satu media menyatakan bahwa Presiden Yudhoyono menyampaikan 10 langkah untuk menghadapi masalah tersebut. Empat di antaranya:
1. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri
2. Memanfaatkan peluang perdagangan internasional
3. Menyatukan langkah strategis Pemerintah dengan Bank Indonesia (BI)
4. Menghindari politik non partisan untuk menghadapi krisis.
Yang perlu digarisbawahi adalah untuk mengatasi krisis bukan hanya tugas pemerintah dan Bank Indonesia tapi badai krisis ini perlu dihadapi bersama jangan sampai kejadian Krisis Ekonomi Global Part II ini lebih dahsyat meluluh-lantakkan perekonomian Indonesia seperti yang telah terjadi pada "Badai Krisis Moneter Part I" di Era Soeharto.
Seperti yang kita ketahui bahwa dampak krisis global kali ini sudah sangat jauh merambah dalam berbagai strata masyarakat. Dimana-mana pengangguran semakin bertambah Income perkapita drastis menurun karena beberapa industri mulai merampingkan tenaga-kerja atau mulai meliburkan tenaga kerja tanpa batas waktu. Senada dengan hal itu investor-investor lokal dan asing pun mulai menarik saham dalam industri-industri di Indonesia. Dari kejadian kejadian itu akan menjadikan peluang untuk Angka Kriminalitas akan melonjak naik Grafiknya di tanah air belum lagi kasus-kasus korupsi terbaikan karena bangsa ini telah disibukkan dengan masalah yang lebih di prioritaskan sehingga dengan bebasnya para koruptor meneruskan aksinya ditiap jenjang. “Selamat buat para koruptor Anda bisa keluar dari persembunyain untuk sementara waktu. How pity a Country !”
Memang sangat ironis di satu sisi Indonesia yang dikenal sebagai negara Agraris tapi disisi lain beberapa item bahan pokok masih mengandalkan hasil import dari negara tetangga. Yah ini mungkin salah satu kelemahan dari bangsa kita bahkan diri kita yang sebagai rakyat yang kurang berusaha secara profesional dalam mengelola asset-asset yang ada dalam lahan-lahan indonesia. Lihat saja kekayaan Alam Indonesia mulai dari hasil laut belum dapat dikelola dengan baik karena fasilitas-fasilitas nelayan kurang memadai sehingga negara-negara lain meraup keuntungan dari hasil menangkap hasil laut dengan cara yang tidak adil. Belum lagi persediaan minyak yang semakin lama semakin menipis serta tambang-tambang emas yang masih dikuasai negara asing. Jadi sangat disayangkan punya harta yang sangat berlimpah ruah tapi tidak dapat dinikmati secara maksimal oleh bangsa ini.
Jadi, tidak mengherankan ketika Ketua Presidium Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI ) menyatakan bahwa krisis ekonomi global telah terjebak pada sistem kapitalisme internasional sehingga sampai saat ini sepertinya tak ada persiapan jelas menghadapi krisis keuangan global yang berawal dari runtuhnya industri keuangan di Amerika Serikat. Mereka yang krisis kita yang ”hancur-hancuran” seperti pada bursa saham sehingga menghentikan operasionalnya.
Berdasarkan uraian di atas, hal yang dapat kita simpulkan adalah Indonesia belum siap menghadapi Dampak Krisis Ekonomi Global yang di motori oleh negara super power itu. Mungkin dari beberapa uraian diatas dapat memberi gambaran bahwa kita punya potensi menghadapi krisis ini jika kita meningkatkan kesadaran sebagai masyarakat indonesia termasuk element pemerintah berikut departement terkait untuk meningkat pengelolaan sumber daya secara profesional sehingga bangsa ini menjadi produktif dalam penyediaan hasil bumi dan dapat mandiri serta terbebas sebagai negara importir bahan pangan dan minyak bumi terbesar yang akan membalikkan keadaan menjadi negara “Pengekspor Terbesar”. Dan yang paling penting adalah adanya kenaikan produktivitas secara terus-menerus dari setiap sumber daya yang dimiliki tanpa menghilangkan jati diri bangsa Indonesia. Semoga Indonesia menjadi negara yang mandiri yang tidak selalu tergantung dengan negara lain demi tercapainya cita-cita luhur bangsa yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Oleh Gunawan Juni. L
Sumber: http://www.metris-community.com
Komunikasi terhadap Konsumen
Dalam pemasaran, hubungan baik antara produsen dan konsumen sangatlah penting. Hubungan itu diperlukan dalam pengembangan bisnis produsen ke arah yang lebih luas lagi. Produsen harus memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Pelayanan yang semacam ini dinamakan customer service. Customer service sangat menentukan tingkat kepuasan konsumen. Salah satu cara meningkatkan customer service adalah dengan komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran bias dilakukan dengan cara seperti berikut:
1. Apabila konsumen dating, sapalah dia dengan kalimat sapaan seperti “selamat pagi” atau “selamat datang” yang disertai dengan senyum.
2. Tanyakan apa yang ia butuhkan. Layani konsumen dengan ramah dan senang hati. Jangan cemberut atau menggerutu karena akan memunculkan kesan jelek terhadap anda sebagai produsen atau penjual.
3. Bantu konsumen dalam menemukan semua kebutuhannya dengan baik. Tawarkan dia pada produk-produk terbaik yang anda miliki.
4. Sesudahnya konsumen melakukan pembayaran, jangan lupa ucapkan “terimakasih” dan “selamat dating kembali” yang diikuti dengan senyuman.
5. Sediakan kotak saran atau nomor contct person yang melayani keluhan pelanggan.
6. Sediakan fasilitas-fasilitas khusus bagi konsumen. Seperti diskon khusus, hadiah undian, kupon, bingkisan hari raya atau layanab pesan antar.
Keenam hal tersebut merupakan sebagian cara komunikasi terhadap konsumen yang mungkin bias diaplikasikan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai excellent service (servis yang sangat memuaskan). Bagaimanapun, konsumen adalah asset berharga dalam suatu bisnis. Asset inilah yang harus dipertahankan sebagai objek pemasaran produsen.
So, satisfaction of the consument is depend on your service. Your great service is depend on your good communication.
By :Eka Sharfina. S (10311568)
KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL
Integrasi Ekonomi
sama halnya dengan manusia yang sosialis.negarapun Tidak ada yang dapat berdiri sendiri tanpa adanya kerja sama dengan negara lain. Integrasi ekonomi terjadi apabila beberapa negara yang berada dalam satu wilayah memutuskan untuk menciptakan perdagangan bebas di antara sesama negara anggota dan menetapkan tarif yang sama terhadap impor barang-barang produksi negara-negara lain yang bukan merupakan anggota. Kerja sama ekonomi meliputi empat jenis berikut ini:
1. Daerah Perdagangan Bebas
Daerah atau kawasan perdagangan bebas terjadi jika sekelompok negara sepakat untuk menghapuskan berbagai hambatan perdagangan, seperti tarif dan kuota, antar sesama negara anggota. Meskipun demikian, masing-masing negara tetap memiliki dan memberlakukan berbagai hambatan terhadap negara-negara bukan anggota kawasan tersebut. Di wilayah Asia Tenggara, negara-negara ASEAN mencetuskan kawasan perdagangan bebas yang dikenal dengan nama ASEAN Free Trade Area (AFTA). AFTA dibentuk pada awal tahun 1993 oleh tujuh negara anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Brunei, dan Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar. Keringanan yang diterapkan antara sesama anggota misalnya, adalah penurunan tarif bea masuk dari negara-negara sesama anggota AFTA.
2. Perserikatan Pabean (Custom Unions)
Pada perserikatan pabean, antar sesama negara anggota memberlakukan ketentuan perdagangan bebas dan tarif bea masuk serta kuota yang seragam terhadap impor dari negara-negara bukan anggota.
3. Pasar Bersama (Common Market)
Dalam integrasi ekonomi berbentuk pasar bersama, sesama negara anggota mempunyai kebebasan secara penuh untuk memindahkan faktor-faktor produksi, khususnya modal dan tenaga kerja, serta membentuk kawasan perdagangan bebas dan menyeragamkan peraturan tarif bea masuk. Contoh bentuk kerja sama ini adalah European Community (EC).
4. Kesatuan Ekonomi (Economic Union)
Negara-negara yang membentuk kerja sama kesatuan ekonomi (economic union) memiliki kebijakan ekonomi tunggal atau serupa, termasuk kebijakan moneter, pajak, maupun perdagangan. Sampai saat ini hanya European Union yang mengarah pada bentuk kerja sama ini. Contohnya, diberlakukannya mata uang tunggal untuk kawasan tersebut yang dinamakan European Currency Unit (ECU) atau Euro.
oleh:Wahyu Nugraha Sani
Iklan Sebagai Ladang Kreativitas
Komunikasi pemasaran alias publikasi alias promosi alias iklan, atau sering juga disebut advertisment adalah cara ter-ampuh untuk menunjukan keunggulan,kebolehan, dan ke-istimewaan suatu produk barang atau produk jasa, agar konsumen tertarik untuk memilih produk tersebyt sebagai salah satu barang konsumsinya.
Bisa dikatakan komunikasi pemasaran atau yang lebih dikenal dengan iklan ini, merupakan ladang kreatifitas bagi para marketer untuk mengkomunikasikan produknya kepada calon konsumennya.
Hal ini terlihat jelas di layar televisi kita setiap hari. Akan terlihat bagaimana para perusahaan berlomba-lomba untuk mempromosikan produk-produk mereka. Terlebih untuk beberapa produk yang sejenis, seperti: Teh, Shampoo, Detergen, dan yang paling dahsyat persaingannya dalam mengkomunikasikan produknya adalah Cellular Card atau Kartu Seluler. Kita tidak tahu target apa yang ingin dicapai oleh perusahaan kartu-kartu tersebut, dalam mengkomunikasikan produknya dengan cara seperti itu. Karena sepertinya, konsumen jelas akan memilih produk mana yang paling berkualitas untuk mereka gunakan.
Terlepas dari berbagai cara kreatif dalam komunikasi pemasaran. Sistem dalam suatu komunikasi pemasaran pun kerap diajarkan dalam seminar-seminar atau ceranah bisnis di negeri kita ini. Bahkan di salah satu Universitas di indonesia ini, justru menugaskan mahasiswa dan mahasiswi nya untuk melakukan simulasi tentang komunikasi pemasaran terhadap suatu produk. Dimana mereka diminta untuk memilih suatu produk barang atau produk jasa, kemudian mengkomunikasikan produk terpilih tersebut, di depan kelas, dosen dan juga tim penilai. Tentu saja dalam simulasi tersebut terdapat sesi pemberian kritik dan saran tentang apa yang harus dibenahi dalam mengkomunikasikan suatu produk. Nilai plus dalam simulasi ini, dapat diketahui tingkat kreativitas para mahasiswa dan communiaction skill dalam melakukan komunikasi pemasaran suatu produk.
Tetapi semenarik apapun sistem yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam melakukan komunikasi produk, Brand and Quality tetap mempunyai pengaruh yang besar terhadap tingginya tingkat permintaan suatu produk. Karena walaupun pemasaran atau pengiklanan dilakukan semenarik mungkin, Brand and Quality merupakan kepercayaan para konsumen terhadap layak atau tidak dikonsumsinya suatu produk.
Endah Diah Istiqo
10311564
Perkembangan Ekonomi Internasional
Krisis ekonomi Asia yang berkepanjangan telah mengubah perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 1998 ketingkat yang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Misalnya IMF, dalam World Economic Outlook edisi Mei 1998, merevisi kembali perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia menjadi sekitar 3 persen dari perkiraan 3,5 persen pada bulan Desember 1998 dan 4,25 persen pada bulan Oktober 1998.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah akan terjadi pada negara-negara yang tahun ini masih mengalami krisis ekonomi, yaitu Indonesia, Korea, dan Thailand. Negara-negara ini akan mengalami penurunan yang tajam pada sisi permintaan domestik dan impornya. Pada skala yang lebih kecil, penurunan pertumbuhan juga akan terjadi pada Malaysia, Filipina, dan beberapa negara Asia Timur lainnya.
Di antara negara maju, prospek jangka pendek Jepang nampak memburuk. Terkait dengan berbagai kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi negara-negara Asia yang merupakan mitra dagang utamanya, pemulihan ekonomi Jepang terhambat karena berbagai persoalan ekonomi domestik, seperti sektor keuangan yang lemah dan berbagai kesulitan yang ditimbulkan oleh hutang yang macet, keterlambatan penerapan reformasi struktural, serta berkurangnya rangsangan fiskal dalam tahun 1997 seperti peningkatan pajak konsumsi.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi negara-negara di Amerika Utara dan Eropa Barat tetap pada tingkat yang terjaga. Kondisi permintaan domestik yang kuat di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggeris serta beberapa negara Eropa Barat lainnya diharapkan dapat mendorong perbaikan posisi neraca pembayaran yang diperlukan negara-negara Asia sehubungan dengan menurunnya aliran modal asing masuk ke kawasan tersebut. Negara-negara Asia yang sedang mengalami proses restrukturisasi berpeluang untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara maju tersebut.
Meskipun sejauh ini krisis negara-negara Asia masih terbatas pengaruhnya pada pertumbuhan dunia, namun demikian kondisi krisis ini bersama-sama dengan penurunan harga minyak bumi dapat menyebabkan perubahan yang cukup luas terhadap perkembangan perdagangan dunia. Beberapa negara mungkin mengalami akibat yang menyakitkan. Negara-negara tersebut diharapkan tidak mengadakan hambatan perdagangan ataupun depresiasi nilai tukar yang berlebihan untuk meningkatkan daya saingnya. Reaksi defensif ini akan berakibat ýcounterproduktifý, memperlambat proses keluar dari krisis, dan mengurangi potensi pertumbuhan ekonomi dunia.
Krisis ekonomi di beberapa negara Asia (Korea Selatan, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Thailand) memberikan efek pada pasar komoditi dunia melalui beberapa saluran, seperti yang disampaikan dalam buletin Commodity Markets and The Developing Countries edisi Februari 1998 dari Bank Dunia. Pertama, harga-harga komoditi ekspor ke lima negara yang mengalami krisis akan turun dalam dollar AS karena adanya devaluasi. Kedua, pertumbuhan ekonomi yang melambat dan harga komoditi impor yang naik akan mengurangi permintaan akan impor. Ketiga, dua efek terdahulu akan memberikan pengaruh pula pada pertumbuhan ekonomi negara lain dengan besaran yang berbeda-beda. Keempat, harga komoditi yang turun pada pasaran dunia akan mengurangi pula pendapatan ekspor negara-negara lain.







