Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran adalah aspek penting dalam keseluruhan misi pemasaran serta penentu suksesnya pemasaran. Komunikasi pemasaran dapat dipahami dengan menguraikan dua unsur pokoknya yaitu komunikasi dan pemasaran, komunikasi adalah proses dimana pemikiran dan pemahaman disampaikan antar individu, atau antar organisasi dengan individu. Pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dimana perusahaan dan organisasi lainnya mentranfer nilai-nilai (pertukaran) antara mereka dengan pelanggannya. Sedangkan komunikasi pemasaran mempresentasikan gabungan semua unsur dalam bauran pemasaran merek yang memfasilitasi terjadinya pertukaran dengan menciptakan suatu arti yang disebarluaskan kepada pelanggan atau kliennya.
Komunikasi pemasaran merupakan usaha untuk menyampaikan pesan kepada publik terutama konsumen sasaran mengenai keberadaan produk dipasar. Konsep yang secara umum sering digunakan untuk menyampaikan pesan adalah apa yang disebut bauran promosi atau bauran pemasaran. Di dalam bauran pemasaran ini biasanya sering digunakan berbagai jenis promosi. Terdapat lima jenis promosi yang biasa disebut bauran pemasaran seperti yang dijelaskan diatas, penjualan tatap muka, humas, promosi penjualan, publisitas serta perusahaanan langsung.
Komunikasi pemasaran memegang peranan yang sangat penting bagi perusahaan karena tanpa komunikasi konsumen maupun masyarakat secara keseluruhan tidak akan mengetahui keberadaan produk di pasar. Komunikasi pemasaran juga secara berhati-hati dan penuh perhitungan dalam menyusun rencana komunikasi perusahaanan. Penentuan siapa saja yang menjadi sasaran komunikasi akan sangat menentukan keberhasilan komunikasi, dengan penentuan sasaran yang tepat, proses komunikasi akan berjalan efektif dan efisien.
Model komunikasi pemasaran yang biasa dikembangkan pada umumnya tidak jauh dengan proses komunikasi dalam ilmu komunikasi. Model komunikasi pemasaran meliputi sender atau disebut juga sumber (source).
Pertama kali pesan komunikasi datang dari sumber. Dalam pemasaran sumber berarti pihak yang mengirim pesan pemasaran kepada konsumen. Pihak yang mengirim pesan tentu saja perusahaan. Proses selanjutnya yaitu perusahaan menentukan bagaimana pesan itu disusun agar bisa dipahami dan direspons secara positif oleh penerima dalam hal ini konsumen. Pada proses tersebut ditentukan pula jenis komunikasi apa yang akan digunakan. Apakah pesan akan disampaikan melalui iklan, personal selling, promosi penjualan, publik relation atau pemasaran langsung. Proses enconding ini juga disebut sebagai proses menerjemahkan tujuan-tujuan komunikasi ke dalam bentuk-bentuk pesan yang akan dikirimkan kepada penerima.
Proses selanjutnya yaitu menyampaikan pesan melalui media. Jika pesan dirancang dalam bentuk iklan, maka pesan harus disampaikan dalam bentuk media cetak atau media elektronik. Pesan yang disampaikan dalam media cetak akan berbeda bentuk dan strukturnya dengan pesan yang disampaikan dalam media elektronik. Pesan dalam media cetak biasanya bersifat detail dan menjelaskan karakteristik produk secara lengkap. Sedangkan pesan yang akan disampaikan dalam media elektronik seperti radio dan televisi tidak boleh secara detail menerangkan produk karena akan sangat memakan biaya. Proses penyampaian pesan melalui media ini disebut sebagai proses transmisi.
Pesan yang disampaikan melalui media akan ditangkap oleh penerima. Ketika pesan diterima, penerima akan memberikan respons terhadap pesan yang disampaikan. Respons yang diberikan bisa positif, negatif atau netral. Respon positif tentu saja adalah respons yang diharapkan oleh pengirim pesan. Respon positif identik dengan terjadinya keserasian antara harapan pengirim pesan dengan tanggapan penerima pesan. Dengan perkataan lain, pesan yang dirancang direspons sesuai dengan keinginan perancang pesan. Kesesuaian antara harapan pengirim dengan tanggapan penerima inilah yang diharapkan terjadi, karena hal ini akan mempengaruhi perilaku konsumen secara positif. Hal yang tidak diharapkan terjadi adalah respons negatif atau netral dari konsumen (penerima pesan), respon negatif ini terjadi karena tidak terjadinya keserasian antara harapan pengirim pesan dengan respons dilakukan oleh penerima. Pengirim mengharapkan A, konsumen mengharapkan B, jadi ada ketidaksesuaian antara harapan pengirim dengan tanggapan konsumen. Proses memberikan respons dan menginterprestasikan pesan yang diterima disebut sebagai proses decoding. Proses decoding berarti penerima pesan memberi interprestasi atas pesan yang diterima.
Proses decoding ini akan dilanjutkan dengan tindakan konsumen sebagai penerima pesan, jika pesan yang sampai diterima secara positif, maka hal ini akan memberikan pengaruh positif pada sikap dan perilaku konsumen. Sikap positif konsumen terhadap suatu produk akan mendorong konsumen untuk melakukan tindakan pembelian, karena dibatasi oleh kemampuan daya beli. Sedangkan sikap negatif terhadap produk akan menghalangi konsumen untuk melakukan tindakan pembelian. Janganlah sikap negatif, sikap positif pun tidak semuanya diakhiri dengan pembelian, apalagi jika sesorang mempunyai sikap negatif, pasti akan sangat menghalangi tindakan pembelian. Oleh karena itu, pembentukan sikap positif terhadap produk sangat penting dilakukan oleh perusahaan.
Proses terakhir yaitu umpan balik atas pesan yang dikirimkan. Perusahaan mengevaluasi apakah pesan yang disampaikan sesuai dengan harapan, artinya mendapat respons dan tindakan yang positif dari konsumen atau justru pesan tidak sampai secara efektif. Pengukuran efektifitas pesan adalah tingkat penjualan produk yang ditawarkan ke pasar. Pesan melalui iklan disebut berhasil atau efektif jika tingkat penjualan produk setelah proses penyampaian pesan meningkat secara signifikan. Sebaliknya pesan yang disampaikan tidak efektif jika setelah pesan disampaikan penjualan produk tidak meningkat, atau justru turun. Indikator penjualan ini seharusnya menjadi sinyal awal bagi perusahaan untuk melakukan penelitian atas pesan yang sampaikan ke konsumen.
Tujuan iklan umumnya mengandung misi komunikasi, dimana iklan adalah suatu komunikasi massa yang dibayar untuk menarik kesadaran, menanamkan informasi, mengembangkan sikap atau mengharapkan adanya suatu tindakan yang menguntungkan bagi perusahaan.
Ada beberapa teori komunikasi massa dalam proses mempengaruhi perilaku konsumen.
1. Teori Jarum Hipodermik
Dalam teori ini dikemukakan bahwa komponen-komponen komunikasi (komunikator, pesan, media) amat perkasa dalam mempengaruhi komunikasi. Dikatakan jarum hipodermik karena dalam model ini dikesankan seakan-akan komunikasi disuntikkan langsung ke dalam jiwa komunikan. Sebagaimana obat disimpan dan disebarkan dalam tubuh sehingga terjadi perubahan dalam sistem fisik, begitu pula pesan-pesan persuasi mengubah sistem psikologis sehingga perilaku sangat mempengaruhi teori ini.
Teori ini sering juga disebut teori peluru karena komunikan dianggap pasif menerima berondongan pesan-pesan komunikasi. Bila menggunakan komunikator yang tepat, pesan yang baik, media yang benar, maka komunikan dapat diarahkan sekehendak komunikator.
2. Metode DAGMAR
Dalam pendekatan DAGMAR (Defining Advertising Goals for Measured Advertising Results) dikembangkan suatu metode yang disebut poses komunikasi yang terdiri dari langkah-langkah yang harus dilalui suatu produk untuk sampai pada tujuan yang dikehendaki yaitu berupa tindakan yang diambil konsumen.
Seorang calon pembeli yang belum pernah melihat dan mendengar sesuatu produk bermula pada keadaan yang disebut Ketidaksadaran yaitu tidak sadar kehadiran produk. Langkah kedua adalah pemahaman, langkah ini dibutuhkan sebagai suatu proses sebelum orang mengatakan suka atau tidak suka terhadap sesuatu produk. Kemudian menuju suatu sikap, dimana diukur perasaan suka atau tidak suka. Langkah terakhir adalah Tindakan, dimana produsen mengharapkan agar calon pembeli mengambil tindakan-tindakan yang diharapkan seperti pergi ke toko untuk membeli produk.
Berbagai Sumber
Komunikasi pemasaran
Komunikasi pemasaran terpadu
Komunikasi pemasaran terpadu adalah sebuah proses perencanaan marketing komunikasi yang memperkenalkan konsep perencanaan komprehensif untuk mengevaluasi peranan strategis dari berbagai elemen komunikasi pemasaran, seperti public relation, advertising, direct selling, sales promotion, dan interactive marketing, untuk memberikan kejelasan, konsistensi, serta pengaruh komunikasi yang maksimum Komunikasi Pemasaran Terpadu sering disebut dengan IMC merupakan sebuah proses strategi bisnis dalam mengelola hubungan dengan konsumen yang intinya untuk menggerakkan brand value.
Promosi merupakan salah satu factor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Pentingnya promosi dapat digambarkan lewat perumpamaan bahwa pemasaran tanpa promosi dapat diibaratkan seorang pria berkaca mata hitam yang dari tempat gelap pada malam kelam mengedipkan matanya pada seorang gadis cantik di kejauhan. Tak seorang pun yang tahu apa yang dilakukan pria tersebut selain dirinya sendiri. Pada hakikatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
iklan dan promosi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem ekonomi dan sosial masyarakat modern. Dewasa ini, iklan sudah berkembang menjadi sistem komunikasi yang sangat penting tidak saja bagi produsen barang dan jasa tapi juga bagi konsumen. Kemampuan iklan dan metode promosi lainnya dalam menyampaikan pesan kepada konsumen menjadikan kedua bidang tersebut memegang peran sangat penting bagi keberhasilan perusahaan. Berbagai bentuk usaha, mulai dari usaha eceran hingga perusahaan multi nasional, mengandalkan iklan dan promosi untuk membantu mereka memasarkan barang dan jasa. Pada sistem ekonomi yang berlandaskan pada pasar, konsumen semakin mengandalkan iklan dan bentuk promosi lainnya untuk mendapatkan informasi yang akan mereka gunakan untuk membuat keputusan apakah akan membeli suatu produk ataukah tidak. Semakin meningkat pengeluaran (belanja) iklan dan promosi yang dilakukan perusahaan menjadi bukti bahwa tenaga pemasaran di manapun di dunia mengakui pentingnya kegiatan iklan dan promosi. Strategi promosi memainkan peran penting pada program pemasaran perusahaan karena strategi promosi merupakan upaya perusahaan untuk berkomunikasi dan menjual produk mereka kepada konsumen. Untuk memahami peran iklan dan promosi dalam pemasaran, mari kita bahas terlebih dahulu mengenai pengertian pemasaran.
Pengelola pemasaran hingga kini masih ada yang beranggapan bahwa kegiatan promosi yang paling efektif adalah beriklan melalui media massa. Anggapan ini menyebabkan fungsi promosi suatu perusahaan, selama beberapa dekade terakhir, umumnya didominasi oleh iklan media massa. Perusahaan bergantung pada biro iklan dalam memberikan bimbingan dan saran kepada manajemen mengenai hampir segala hal yang terkait dengan komunikasi pemasaran. Bentuk-bentuk komunikasi pemasaran lain, selain beriklan di media massa, seperti promosi penjualan atau pemasaran langsung masih dianggap sebagai pekerjaan tambahan dan lebih sering digunakan pada kasus-kasus tertentu saja. Konsultan humas hanya digunakan untuk mengelola kegiatan publisitas, mengelola citra serta menangani urusan dengan publik. Humas belum dipandang sebagai peserta yang integral dalam kegiatan promosi perusahaan.
Pengelola pemasaran pada masa lalu membuat batasan secara tegas antara fungsi pemasaran dan promosi. Mereka merencanakan dan mengelola kegiatan pemasaran dan promosi dengan anggaran yang terpisah. Mereka memiliki pandangan yang berbeda tentang pasar serta tujuan yang juga berbeda-beda. Perusahaan gagal untuk memahami bahwa berbagai upaya pemasaran dan promosi haruslah dikoordinasikan agar dapat menjalankan fungsi komunikasinya dengan efektif dan dapat memberikan citra yang konsisten kepada pasar.
Ada tiga unsure pokok struktur proses komunikasi pemasaran yakni:
1. Pelaku komunikasi
Terdiri atas pengirim (sender) atau komunikator yang menyampaikan pesan dan penerima (receiver) atau komunikasi pesan.
2. Material komunikasi
Ada beberapa material komunikasi pemasaran yang penting, yaitu
a. Gagasan
b. Pesan (message)
c. Media
d. Response
e. Feed back
f. Gangguan (noise)
3. Proses komunikasi
Proses penyampaian pesan (dari pengirim kepada penerima) maupun pengiriman kembali respon (dari penerima kepada pengirim) akan memerlukan dua kegiataan yaitu encoding (fungsi mengirim) dan decoding (fungsi menerima).
Tujuan dari komunikasi pemasaran diantaranya adalah:
1. Membangkitkan keinginan akan suatu kategori produk
2. Brand Awarness
3. Itention
4. Memfasilitasi Pembelian
oleh: Andeki S P (10311579)
Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran adalah aspek penting dalam keseluruhan misi pemasaran serta penentu suksesnya pemasaran. Komunikasi pemasaran ini bisa digolongkan kedalam manajemen pemasaran atau bagian marketing dalam suatu perusahaan. Komunikasi pemasaran ini bertugas untuk memasarkan, memperkenalkan produk dari perusahaan mereka dengan cara semenarik mungkin agar dapat menarik banyak perhatian dari konsumen. Komunikasi pemasaran berperan sangat penting dalam suatu perusahaan.
Komunikasi pemasaran ini bisa dilakukan dengan menggunakan media iklan sebagai cara untuk memasarkan produk mereka. Iklan yang mereka buat harus dapat menarik perhatian kosumen, dan iklan tersebut harus di pasang dibeberapa media. Kebanyakan dari mereka dalam menampilkan iklan yang telah mereka buat yaitu di media elektronok seperti Televisi, dan Radio. Tetapi tidak sedikit pula marketing suatu perusahaan yang memasang iklan mereka di jalan raya seperti dengan menggunakan spanduk, atau dengan menggunakan poster atau sebuah brosur yang dibagi bagikam ditempat yang ramai. Ada pula beberapa marketing yang menggunakan sarana pameran untuk mempromosikan barangnya atau memperkenalkan produk barunya kepada para konsumen.
Selain dengan media iklan pemasaran juga dapat dilakukan dengan cara promosi atau memberikan diskon, dengan promosi konsumen akan lebih tertarik untuk membeli produk yang kita tawarkan, tetapi promosi ini harus dilakukan dengan konsep pemasaran yang baik yaitu dengan strategi yang matang agar promosi yang kita lakukan tidak sia sia karena promosi ini biasanya cukup memakan biaya yang banyak dalam suatu perusahaan.
(Fitri Novianti 10311577)
KOMUNIKASI PEMASARAN
Oleh: Ratri Dwi Putriana (10311593)
Komunikasi pemasaran didefinisikan sebagai “Asocietal process by which individual and grup, dapat dikatakan bahwa proses yang membentuk hubungan antara komunikasi individu atau grup dalam menyanpaikan jenis-jenis produk,barang, dan jasa.
Inti Dari Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran membahas beberapa masalah yang memiliki kaitan erat dengan komunikasi dalam pemasaran, pokok kajian pembahasan komunikasi pemasaran antara lain
• Strategi Komunikasi
• Segmentasi Potensial
• Perencanaan Media
• Kreatif pesan dan Visual
• Biaya Komunikasi dan Belanja Iklan
• Riset Komunikasi Pemasaran
• Konsep Bisnis Masa Depan
Proses Perencanan Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran dapat diidentifikasikan sebagai hal berikut:
1. Mengidentifikasikan pasar dan kebutuhan konsuman atau persepsi konsumen.
2. Menggambarkan dan mengoperasionalkan gambar atau persepsi tujuan target group.
3. Mengevaluasikan sejumlah perilaku yang tergambar diyakini dapat mencapai tujuan.
Strategi mempromosikan sebuah produk atau perusahan merupakan strategi pembangunan atribut yang akan dan terus dikenal oleh konsumen.
Analis Situasi ,Taktik,dan Strategi
Perusahaan yang memiliki dua atau lebih konsep strategi ,memungkinkan perusahaan tersebut bertahan dalam persaingan yang semakin keras.Perusahan yang tidak memiliki kerangka dan strategi cadangan dalam menghadapi para pesaing justru akan mengancam posisi produk mereka yang telah ada.
Tujuan lain dari analis situasi,teknik dan strategi dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memperoleh respon dari konsumen (sebagai sumber utama), dimana respon tersebut merupakan langkah awal yang perusahaan untuk bersikap positif.
Perencanaan Komunikasi Pemasaran
Perencanaan komunikasi dalam komunikasi pemasaran merupakan panduan mendasar yang penting untuk membentuk kita dalam menyusun sebuah perencanaan strategi berdasarkan pandangan komunikasi pemasaran.Perencanaan mungkin lebih penting dari sebuah dokumen yang kita miliki. Setiap perencanaan dan eksekusi periklanan memiliki nilai yang kecil jika kita tidak menjaganya di hadapan konsumen.
PEMASARAN DAN PROMOSI
Pemasaran Pada Era Informasi.
Kondisi saat ini menempatkan kita ke dalam sebuah persaingan diantara dua paradigma yang saling tarik menarik,yaitu era industri bisnis dan era informasi bisnis.
Terdapat tujuh Aspek Dasar yang harus dicapai oleh organisai bisnis agar dapat bartahan dalam kompetisi yang ketat saat ini:
1. Konsumen tepat sasaran
2. Kualitas penciptaan produk yang terbaik melalui perusahan teknologi terbaru
3. Adanya diferentasi produk yang ditawarkan dengan pesaing .
4. Positioning produk dan perusahaan sebagai penggerak pasar .
5. Kacapatan dalam penetrasi pasr (local maupun interlokal)
6. Sumbrt daya manusia dengan kualitas tertinggi dan mampu bekerja secara tim
7. Kepentingan yang mamapu beradap tasi dalam kondisi yang selalu berubah –ubah
Perusahaan yang memliki ke tujuh aspek tersebut dapat digolongkan kepada perusahan yang memiliki kemampuan untuk bertahan pada masa saat ini.
Dukungan Media (Media Support)
Dukungan media (Media support) selalu dihubungkan dengan peluang keberhasilan bisnis,biaya dan audience. Dukungan media dapat juga disebut sebagai media alternatif, media yang tidak dapat diukur serta merupakan non-traditional media .dukungan media –media tersebut antara lain:
• Out Of Home Media
• Promotional Product marketing
• Yellow Pages
• Produt Placement
• Inflight Adertising dan
• Miscellaneous Media.
Publicity dan Corporate Advertising
Publicity
Publicity (publisitas) merupakan salah satu teknik yang sering digunakan dalam program publicity relation,karena mampu menjangkau opini publik yang dapat mendukung produk/jasa serta membentuk suatu perceived quality dalam benak konsumen.
Untuk mempromosikan produk special yang dapat membangkitkan kepercayaan terhadap produk ,dan memperkuat imagenilai dari suatu produk kepada pelangan khusus.publicity itu sendiri pada dasrnya merupakan pengembangan dari konsep berita, yaitu:5 W +1 H(Who,What,Where,Why,What,dan How) hanya dalam pemasarannya saja yang berbeda. Penulisan berita 5W dijabarkan secara singkat maka dalam publicity cenderung disajikan lebih kompeleks dan detil.
Direct Marketing
Direct Marketing adalah bagian dari program komunikasi pemasaran. Pasar tidak dapat dicapai apabila kita hanya menggunakan salah satu cara atau medium saja. Kehadiran media massa dalam memenuhi keinginan industri perlu diperoleh kesempatan untuk meraih target market sebesar-besarnya dan menjangkau target yang tidak terjangkau melalui metode atau teknuk marketing.
Personnel Selling
Personnel selling adalah improvisasi dari penjualan dengan menggunakan komunikasi a person to person communication. Dalam marketing communication,personal selling merupakan mitra penting dan tidak dapat digantiakn dengan elemen promosi lainnya.
STRATEGI KOMUNIKASI
Kehidupan manusia tidak terlepas dari ruang lingkup komunikasi,manusia sebagai mahluk sosial, maka dengan komunikasi tidak saja sebagai alat untuk kontak hubungan dengan antara individu, namun komunikasi juga merupakan alat bagi manusia untuk bertahan hidup. Komunikasi memiliki kekuatan untuk melakukan seleksi terhadap berbagai stimuli yang ada disekitarnya, stimuli yang akan dipilih dan stimuli tersebut dapat memberikan rangsangan yang lebih kuat.
Bentuk –Bentuk Komunikasi
Komunikasi pemasaran mix antara lain adalah:
• Advertising
• Sales Promotion
• Publicity
• Personal selling dan
• Direct Selling
Dalam komunikasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu:Massa,Kelompok,dan Personal . Masing –masing kimunikasi dalam lingkup massa tersebut dianggap tidak saling mengenal satu sama lainnya, sedangkan karekteritis personal adalah pribadi dari satu orang komunikasi yang langsung dan berinteraksi dengan komunikasi.
Komunikasi dibagi menjadi dua bagian yaitu:
• Komunikasi massa
• Komunikasi kekompok
Bentuk –Bentuk Media Komunikasi
Media Komunikasi Antar personal
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah memunculkan jenis media komunikasi yang mampu berinteraksi secara personal atau kelompok. Komunikasi dapat melakukan penelusuran berbagai informasi yang menarik.
Tujuan Komunikasi
Perubahan Pengetahuan
Setiap tindakan yang kita lakukan disadari atau tidak disadari memiliki tujuan tertentu dalam arti adanya keinginan untuk memperoleh kepuasan yang ingin segera dicapai secepatnya.
Otak manusia bekerja dan berkembang sesuai rangsangan (stimuli) dari luar yang dihubungkan dengan kebutuhan yang ada dalam diri seseorang. Pentingnya perubahan pengetahuan dalam strategi komunikasi pada tahap awal merupakan langkah positif dari sebuah proses untuk mengubah pengetahuan konsumen. Untuk mengubah pengetahuan komsumen yang yang dimaksud adalah:
Mempekenalkan adanya penemuan baru.
Mengiformasikan cara baru dalam memenuhi kebutuhan.
Menggambarkan bagimana kepuasan tersebut dapat terpenuhi.
Tujuan Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran bertujuan untuk mencapai tiga tahap perubahan yang ditujukan kapada konsumen. Tahap pertama yang ingin dicapai dari strategi komunikasi pemasaran adalah tahap perubahan khowledge(pengetahuan), dalam perubahan ini konsumen mengetahui adanya keberadaan sebuah produk, tahapan kedua adalah perubahan sikap dalam consumer behavior perubahan sikap ini ditentukan oleh tiga unsur yang disebut oleh Sciffman dan Kanuk menunjukkan bahwa tahapan perubahan sikap ditentukan dan conation(perilaku),jika tiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan terhadap sebuah perubahan (kognitif,afektif,dan konatif).
Konsemen Indonesia setip saat berubah sedikit dengan sedit menuju sebuh tahapan yang disebut”knowledge social”lebih berbahaya lagi setip perancang iklan yang bermaksud membodoh-bodohi konsumen. Perlu disadari bahwa batas-batasan etika ini sebenarnya tidak bermaksud membatasi keratifitas ide,bankan memotivasi terjadinya inovasi dan kreatifitas iklan yang lebih tinggi dan memantu para kreatif untuk memberikan sebuah iklan.
STRATEGI DAN PERENCANAAN KOMUNIKASI PEMASARAN
Segmentasi Potensial
Sebuah produk diciptakan untuk memenuhi sebuah kebutuhan atau mungkin mengangkat sebuah keinginan menjadi sebuah kebutuhan baru. Beberapa perusahaan ,mengalami kegagalan ketika menetapkan strategi segmentasi pasar,yang disebabkan oleh tidak adanya hubungan yang cukup kuat antara produk yang ditawarkan dengan sasaran produk (konsumen).
Fase Kegiatan Komunikasi Pemasaran
Fase-fase kegiatan komunikasi pemasaran merupakan acuan penting dalam menyusun strategi promosi,terhadap tiga tahapan dari komunikasi penasaran yaitu:
• Pertama:segmentasi pasar
• Kedua:menentukan segmentasi (satu atau lebih) dengan produk yang spesifikasi atau bentuk promosi.
• Ketiga :Menentukan posisi produk sebagai suatau produk yang mampu memuasakan konsumen dengan cara yang berbeda (diferensasi)dari kompetitor yang diwujudkan dalam bentuk pesan yang khusus.
Segmentasi
Segmentasi pasar dihubungkan bagi pengembang sebuah market melalui cara pemuasan yang berbeda, kemampuan komunikasi pemasaran dalam pembagian segmentasi berpengaruh terhadap media yang memiliki kedekatan. Segmentasi diperoleh beberapa asumsi-asumsi penting, khususnya dalam menentukan bentuk stimulasi yang kuat.
Sciffman dan Knuk membagi komunikasi pemasaran dalam berbagai segmen ,yaitu sebagai berikut:
• Geografis
• Demografis
• Psikologi
Hubungan Antara Asumsi Komunikasi dengan Kebutuhan ,Keinginan,dan Permintaan
Need(keburuhan)
Needs, Maslow menyebutkan adanya hirarki kebutuhan yang terdiri dari lima tingkatan yang dimulai dari kebutuhan yang paling utama,yaitu kebutuhan fisik seperti makan,minum,pakaian dan tempat tinggal,kebutuhan yang harus dipenuhi segera. Kebutuhan lanjutan yang terdiri dari kebutuhan akan rasa aman ,bersosalisasi,penghargaan diri,dan cinta,hingga pada kebutuhan yang terakhir yaitu:akualisasi diri.
Wants(keinginan)
Wants adalah:sebuah kebutuhan yang dijadikan referensi bagi konsumen. Karena produk tersebut memiliki padanan produk pengganti,sebagai contoh:nasi merupakan cara orang Indonesia menyelesaikan kebutuhan akan rasa lapar dan orang Amerika makan burger untuk menyelesaikan rasa lapar dan karena orang Amerika dan orang Indonesia ,maka burger pun dapat dijadikan alat penyelesaian rasa lapar.
Demand (Permintaan)
Daya beli ternyata bagian terkhir dari sebuah strategi marketing,meskipun sebuah produk dikatakan sangat kuat,namun jika tidak didukung daya beli,produk tersebut seperti mengawang-awang,tentunya hal ini telah dipertimbangkan oleh perusahaan .
PELUANG PROMOSI DI MEDIA
Teori-teori Media
Harlod D.Laswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah dengan menjawab pertanyaan who says what,in which channel to whom,whit what effect,and in which,channel,menunjukkan sebuah kegiatan komunikasi yang menggunakan saluran –saluran komunikasi. Dalam proses komunikasi primer,komunikator dan komunikan berharap langsung tanpa disela oleh objek lainnya atau tanpa media ,dan efek dari komunikasi dapat dengan diperoleh secara langsung.
Komunikasi Non Media
Komunikasi non media merupakan kegiatan komunikasi yang dijalankan oleh personal selling yaitu antara sales dengan konsumen yang biasa terjadi secara tatap muka. Komunikasi non-media merupakan proses komunikasi yang bersifat primer yang berlangsung secara tatap muka komunikator dengan komunikan. Dalam komunikasi pemasaran yang perlu diamati adalah sejuuh mana komunikasi primer ini memberikan efek secara langsung atau tidak langsung terhadap tujuan dari marketing.
Komunikasi Bermedia
Komunikasi bermedia dalam lingkup komunikasi pemasaran seperti yang telah diungkapkan sebelumnya bahwa media terbagi atas dua jenis media yaitu media massa dan nirmassa. Kegiatan komuniksai membagi pengelompokan media atas tiga bagian yang ditujukan kepada massa,kelompok dan personal yaitu:
Media massa:yang kemudian dibagi menjadi media massa elektonik dan media cetak
Media Kelompok,dan
Media Antar personal
Karakteritis Media
• Mesia massa
• Media Elektronik
1. Radio
2. Tv
• Media Cetak
• Media Out of Home
• Media Komunikasi Kelompok
• Media Komunikasi personal
Dukungan Biaya Promosi
Kaitannya dengan efisiensi biaya marketing communication bahwa harus dperhatikan ,jika perencanaan komunikasi pemasaran hanya terfokus kepada prioritas penggunaan media sebagai saran promosi utama. Perencanaan sebuah aktifitas komunikasi pemasaran harus disesuakan dengan kemampuan pembiayaan dan anggaran yang disediakan. Anggaran komunikasi pemasaran akan menentukan apa saja yang akan dibiayakan,segmentasi mana saja yang akan dituju.
Marketing Information System (MIS) Data Base
Sumber informasi lain yang berguana bagi seorang manajer dalam melakukan perencanaan kegiatan dan biaya mengacu kepada marketing information system(MSI) masalah penyebab turunnya penjualan yang disebabkan oleh faktor internal, aksesibilitas, kualitas, produk, dan pesaing perusahaan.
Sales Report,merupakan data penting yang harus diolah dengan melakukan suatu perbandingan kegitan kimunikasi pemasaran yang dilakuakan sebelumnya.
MANAJEMEN BRAND
Pengertian Dari Brand
Brand dapat kita sebut dengan pelabelan, brand memiliki kekuatan untuk membentuk penjualan. Istilah brand muncul ketika persaingan produk semakin tajam menyebabkan perlunya pengutan peran labek untuk mengelompokan produk-produk dan jasa yang memiliki nya dalam satu kesatuan.
Brand dan Mitos kepuasan
Tidak semua merek-merek terkenal diluar negari mampu menguasai pasar Indonesia, khususnya di Indonesia bahwa setip produk yang memikili label berbahasa asing dengan tulisan MADE IN…..selalu dinggap merek yang mampu memberikan jaminan kepuasan dengan alas an produk rumit dan hati-hati sehinga memberiakan hasil yang lebih baik dan lebih kuat.
Manajemen Brand
• Brand Campaign
• Brand Recognition
• Brand Preference
• Brand Insistance
• Lovely Brand/Brand Satift.
Kreatifitas pesan dan visual
Aplikasi Komunikasi Pemasaran
Dengan menggunakan media inti bahwa (below the line) maupun lini atas (above the line)ditentukan oleh strategi pesan dan visual yang disajiakn. Tujuan promosi ditujukan untuk:
• Awareness,merupakan kesadaran keberadaan sebuah produk atau jasa baru.
• Khowledge,memberikan informasi yang dibutuhkan atas pengguanaan sebuah produk atau jasa.
• Likeability,menumbuhkan kesatuan terhadap penampilan pesan
Proses penyanpaian pesan dalam komunikasi kedelapan tujuan promosi dibagi dalam tiga tahapan perubahan sikap,yaitu:
• Conative(awareness,dan knowledge)
• Attitude(likeability ,beriveing,dan image)
• Cognitive(motivation,remembering,dan loyality)
Keberadaan sebuah produk atau jasa dan juga fungsi sebuah produk /jasa perubahaan sikap ditunjukan untuk merubah sikap.
Stimulasi Pesan
Stimulasi pesan dibagi menjadi beberapa karakter yaitu:
• Like or Dislike
• Sensation
• Intensity
• Absolut Threshold dan Differentisl Threshold(J. N.D)
• Perceptual Selection
Strategi Menarik Perhatian Konsumen dan Persepsi Konsumen Terhadap Sajian Iklan
Seperti dikatakan sebelumnya bahwa sebuah iklan yang efektif memiliki kemungkinan terbesar terjadi sebuah pembelian ,stimulasi yang akan direncanakan dengan melakukan berbagai penelaahan dan pemilihan bentuk advertising seperti:
• Pesan Verbal dan non verbal
• Bahasa dalam Periklanan
• Soun Efek dan Visual Efek
• Habituate
• Teknik membangkitkan Motivikasi Konsumen
Simbol warna Dalam Visual Komunikasi
Dalam beberapa kasus ,sebuah produk atau brand diasosiasiakan kedalam warna spesifikasi dalam kerangka konotasi kesukaan individu/pribadi. Maka tidak heran jika warna ini akan berbeda antara sat kelompok dengan kelompok lainnya, namun juga memberikan ciri-ciri kemakmuran atau harapan akan munculnya rejeki yang berlimpah. Begitu banyak persepsi individu terhadap asosiasi warna menyebabkan penggunaan warna pada elemen visual menjadi penting.
PERENCANAAN BIAYA KOMUNIKASI PEMASARAN
Biaya Komunikasi
Dalam kegiatan bisnis sebagaimana kegiatan ekonomi dikenal adanya konsep biaya operasioanal (opportunity cost). Konsep tersebut menjelaskan bahwa terdapat lebih dari satu penggunaan atau pemanfaatan sumberdaya perusahaan.
Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan antara lain:uang(money),manusia (man),kemapuan manajemen (managerial skill) ,dan waktu(time). Artinya bila sumber daya uang dipakai untuk kegiatan x (promosi ,misalnya)maka uang tersebut sesungguhnya dapat dimanfaatkan tidak hanya ditunjukan bagi kegiatan promosi saja.
Inti dari konsep biaya oportunitas adalah pemanfaatan secara optimal,efektif dan efisien dari seluruh sumber daya perusahaan.
Strategi Penentuan Komunikasi Pemasaran Budget
Jenis–jenis Anggaran
Dalam penetapan anggaran biaya promosi ,beberapa item yang harus tersedia adalah:
• Personal
• Aktifitas
• Quality Control
Strategi Kampanye
Perencanaan Kampanya Periklanan
Tujuan penyampaian pesan pada strategi kampanye dalam komunikasi pemasaran adalah untuk memberikan informasi mengenai new performance,new service,new product dan benefit. Penyampaian pesan informasi tersebut diharapkan dapat merubah pengetahuan dan referensi publik terhadap produk dan perusahaan.
RISET KOMUNIKASI PEMASARAN
Riset Pemasaran Sebagai Dasar Dari Perencanaan Komunikasi Pemasaran
Sebuah perusahaan besar biasanya memilki departemen yang menangani riset marketing. Mereka bertugas untuk memeperoleh sejumlah informasi penting yang dibutuhkan seperti riset pasar yang meliputi informasi tentang tingkat kepentingan konsumen terhadap produk.
Riset Dalam Komunikasi Pemasaran
Perencanaan riset dalam komunikasi pemasaran ditujukan untuk memberikan gambaran atau sebuah proyeksi mengenai sesuatu kejadian atau ramalan terhadap suatu perubahaan yang akan muncul pada massa yang akan datang. Dalam komunikasi pemasaran, riset yang dibutuhkan terbagi dalam empat kelompok riset yaitu:
1. Riset Perilaku
2. Riset Media
3. Riset Efektifikasi Iklan ,dan
4. Riset Kompetitif
Competitive Intellignt dalam Strategi Memposisikan Brand
Fungsi intelijen adalah mengkaji kekuatan para pesaing dan kekuatan eksternal dengan maksud untuk menyampaikan perusahaan menghadapi keadaan dan kondisi dikemudian hari. Strategi pesan merupakan penciptaan potensi keuntungan masa dapan (igon anshoff) pentingnya intelijen kompetitif ini adalah untuk membentuk komunikasi pemasaran untuk menganalisa perkembangan lingkungan bisnis yang ada disekitarnya.
Monitoring Kegiatan Direct Selling Dan Event Management
Monitoring Kegiatan Promosi
Manajer komunikasi pemasaran wajib melaksanakan kegiatan monitoring terhadap berbagai kegiatan promosi yang telah dijalankan. Monitoring direct selling khususnya dalam penggunaan media-media komunikasi personal (marketing kits)ditujukan untuk memperoleh informasi dari sales mengenai kendala-kendala dalam menjelaskan produk kepada konsumen atau ada beberapa informasi yang dibutuhkan oleh konsumen. Pengambilan keputusan atas beberapa masalah yang dihadapi tersebut,biasanya disediakan anggaran 10% hingga 20%untuk mengatasi berbagai masalah atau kendala,perusahaan maupun oleh pesaing ,dan jika dana anggaran cadangan tidak tersedia atau tidak teranggarakan,hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan bisa terjadi kapan saja, ketidaktanggapan manajer berakibat fatal yaitu kehilangan sebagian pangsa pasarnya.
KOMUNIKASI PEMASARAN MASA DEPAN
Dampak Promosi Terhadap Pengembangan Pasar
Strategi pengembangan pasar dan penciptaan peluang pasar membutuhkan sedikit pemikiran yang berbeda. Konsumen sangat tertarik pada harga dan kualitas barang. Strategi pencipta peluang pasr merupakan strategi yang berbeda. Hubungan timbal balik antara komuniksai pemasaran dan relationship marketing
Perlunya penerapan konsep relationship marketing yang dipadukan dengan konsep marketing communication ditujukan untuk memperkuat pemposisian perusahaan dan produk/servis yang dimiliki oleh perusahaan dengan grup-grup bisnis. Relationship marketing commucation hanya dapat berjalan mulus jika dengan standardisasi product, behavior dan atmosfer dalam lingkungan perusahaan lebih baik. Untuk membangun posisi tertinggi dipasar ,pertama perusahaan harus membangun hubungan yang kuat, kedua mereka harus mendapatkan keuntungan dari industri infastruktur dimana kuncinya adalah orang-orang dan perusahaan yang telah menjadikan industri itu menjadi lebih kuat.
Tujuan dari relationship Marketing ini adalah untuk membangun infrastuktur pasar yang kuat,membangun suasana keakrapan dan terjalinnya hubungan yang lebih luas, menstransfer pengetahuan tentang produk dan perusahaan (positioning a product and corporate),pemasaran yang lebih sederhana (simple)untuk mempermudah pendistribusian, efisiensi, dan konsentrasi pemasaran yang lebih efektif.
Hubungan Masyarakat (Public Relations)
Setiap individu memiliki needs and wants,untuk memenuhinya dibutuhkan sebuah interaksi ,dan interaksi ini pun dipenuhi oleh berbagai kepentingan yang mungkin berbeda. Jika hal ini berlaku pada hubungan antara dua individu maka akibat yang dihasilkannya (baik positif dan negatif)berpengaruh pada dua individu dan jika hubungan ini berlaku pada individu dengan organisasi atau antara organisasi maka akibat yang dihasilkan akan mempengaruhi individu lainnya.
Dukungan Publisitas Terhadap Penguatan Citra Brand
Publisitas (publicity)merupakan alat komunikasi milik profesi public relations karena awal berdirinya profesi public relations diawali oleh publicity. Untuk menjatuhkan profil dari produk pesaing yang tanpa disadari dapat menggiring konsumen lain untuk meninggalkan produk pesaing dan beralih kepada produk yang kita miliki.
Komunikasi terhadap Konsumen
Dalam pemasaran, hubungan baik antara produsen dan konsumen sangatlah penting. Hubungan itu diperlukan dalam pengembangan bisnis produsen ke arah yang lebih luas lagi. Produsen harus memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Pelayanan yang semacam ini dinamakan customer service. Customer service sangat menentukan tingkat kepuasan konsumen. Salah satu cara meningkatkan customer service adalah dengan komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran bias dilakukan dengan cara seperti berikut:
1. Apabila konsumen dating, sapalah dia dengan kalimat sapaan seperti “selamat pagi” atau “selamat datang” yang disertai dengan senyum.
2. Tanyakan apa yang ia butuhkan. Layani konsumen dengan ramah dan senang hati. Jangan cemberut atau menggerutu karena akan memunculkan kesan jelek terhadap anda sebagai produsen atau penjual.
3. Bantu konsumen dalam menemukan semua kebutuhannya dengan baik. Tawarkan dia pada produk-produk terbaik yang anda miliki.
4. Sesudahnya konsumen melakukan pembayaran, jangan lupa ucapkan “terimakasih” dan “selamat dating kembali” yang diikuti dengan senyuman.
5. Sediakan kotak saran atau nomor contct person yang melayani keluhan pelanggan.
6. Sediakan fasilitas-fasilitas khusus bagi konsumen. Seperti diskon khusus, hadiah undian, kupon, bingkisan hari raya atau layanab pesan antar.
Keenam hal tersebut merupakan sebagian cara komunikasi terhadap konsumen yang mungkin bias diaplikasikan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai excellent service (servis yang sangat memuaskan). Bagaimanapun, konsumen adalah asset berharga dalam suatu bisnis. Asset inilah yang harus dipertahankan sebagai objek pemasaran produsen.
So, satisfaction of the consument is depend on your service. Your great service is depend on your good communication.
By :Eka Sharfina. S (10311568)
Iklan Sebagai Ladang Kreativitas
Komunikasi pemasaran alias publikasi alias promosi alias iklan, atau sering juga disebut advertisment adalah cara ter-ampuh untuk menunjukan keunggulan,kebolehan, dan ke-istimewaan suatu produk barang atau produk jasa, agar konsumen tertarik untuk memilih produk tersebyt sebagai salah satu barang konsumsinya.
Bisa dikatakan komunikasi pemasaran atau yang lebih dikenal dengan iklan ini, merupakan ladang kreatifitas bagi para marketer untuk mengkomunikasikan produknya kepada calon konsumennya.
Hal ini terlihat jelas di layar televisi kita setiap hari. Akan terlihat bagaimana para perusahaan berlomba-lomba untuk mempromosikan produk-produk mereka. Terlebih untuk beberapa produk yang sejenis, seperti: Teh, Shampoo, Detergen, dan yang paling dahsyat persaingannya dalam mengkomunikasikan produknya adalah Cellular Card atau Kartu Seluler. Kita tidak tahu target apa yang ingin dicapai oleh perusahaan kartu-kartu tersebut, dalam mengkomunikasikan produknya dengan cara seperti itu. Karena sepertinya, konsumen jelas akan memilih produk mana yang paling berkualitas untuk mereka gunakan.
Terlepas dari berbagai cara kreatif dalam komunikasi pemasaran. Sistem dalam suatu komunikasi pemasaran pun kerap diajarkan dalam seminar-seminar atau ceranah bisnis di negeri kita ini. Bahkan di salah satu Universitas di indonesia ini, justru menugaskan mahasiswa dan mahasiswi nya untuk melakukan simulasi tentang komunikasi pemasaran terhadap suatu produk. Dimana mereka diminta untuk memilih suatu produk barang atau produk jasa, kemudian mengkomunikasikan produk terpilih tersebut, di depan kelas, dosen dan juga tim penilai. Tentu saja dalam simulasi tersebut terdapat sesi pemberian kritik dan saran tentang apa yang harus dibenahi dalam mengkomunikasikan suatu produk. Nilai plus dalam simulasi ini, dapat diketahui tingkat kreativitas para mahasiswa dan communiaction skill dalam melakukan komunikasi pemasaran suatu produk.
Tetapi semenarik apapun sistem yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam melakukan komunikasi produk, Brand and Quality tetap mempunyai pengaruh yang besar terhadap tingginya tingkat permintaan suatu produk. Karena walaupun pemasaran atau pengiklanan dilakukan semenarik mungkin, Brand and Quality merupakan kepercayaan para konsumen terhadap layak atau tidak dikonsumsinya suatu produk.
Endah Diah Istiqo
10311564








